Selasa, 02 Januari 2018

Museum Peta (Pembela Tanah Air)



      Salah satu museum yang berada di Indonesia adalah museum PETA yang berada di Bogor. Museum Pembela Tanah Air (PETA) adalah bangunan peninggalan zaman Belanda yang terletak di Bogor Jawa Barat dan berdiri sejak tahun 1745, yang dibangun oleh tentara KNIL. dan pada tanggal 8 maret 1942 Belanda menyerah kepada Jepang, akhirnya semua bangunan Belanda berhasil dikuasai oleh Jepang.
Pembangunan bangunan sejarah ini dimulai pada tanggal 14 November 1993 dengan diletakkannya batu pertama oleh wakil presiden republik Indonesia Umar Wirahadikusuma yang juga merupakan sesepuh Yayasan Pembela Tanah Air (YAPETA). pembangunan tersebut berhasil selesai selama kurang lebih 2 tahun dan diresmikan oleh presiden ke 2 Indonesia Soeharto saat itu yang mana beliau juga sebagai mantan perwira PETA angkatan 1 pada tanggal 18 Desember 1995.

Tujuannya didirikan museum ini antara lain :
Memberi penghargaan kepada tentara peta yang sudah gugur karena ditempat inilah pertama kalinya diadakan pusat pendidikan dan pelatihan tentara perwira PETA.
Memberikan gambaran perjuangan para pahlawan kemerdekaan Indonesia dalam bentuk miniatur dan diaroma
Meberikan ilmu dan pengetahua kepada setiap para pengunjung museum peta agar     senantiasa selalu mempunyai rasa cinta tanah air indonesia, Patriotisme dan Nasionalisme.

            Visi
Menjadi Lembaga yang mampu menyusun, memelihara dan menyosialisasikan kesejahteraan TNI-AD serta semangat juang dan tradisi dilingkungan TNI-AD.

             Misi
  • Melaksanakan pembinaan, pengumpulan, pemeliharaan dan pengolah data dan dokumen sejarah
  • Meningkatkan kemampuan dan semangat personil sejarahwan untuk mengusai wahana      kesejarahan
  • Memberikan pembekalan metodologi penulisan sejarah sehingga memiliki keunggulan    dalan tulisan
  • Membangkitkan semangat kinerja secara professional dalam membentuk militansi prajurit TNI-AD
  • Meningkatkan kualitas museum dan monumen TNI-AD untuk melestarikan benda benda bersejarah, bermanfaat bagi pengkajian dan penelitian kesejarahan dan sekaligus sebagai tempat wisata sejarah
  • Meningkatkan pengelolaan perpustakaan pusat Angkatan Darat dengan kelengkapanya sehingga berguna bagi pengembangan ilmu dan wawasan pengetahuan
  • Memberi asistensi teknis bidang kesejarahan kepada satuan satuan jajaran TNI-AD
  • Menyosialisasikan dokmen sejarah, museum dan monumen, perpustakaan, tulisan sejarah dan pelestarian nilai nilai tradisi kejuangan kepada prajurit TNI-AD

  • Membina, memelihara tradisi dan melestarikan nilai nilai kejuangan yang berlandaskan Pancasila, UUD 45, sapta marga, dan sumpah prajurit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar